Tampilkan postingan dengan label berita. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label berita. Tampilkan semua postingan

Kamis, 20 Februari 2014

Bayern repeat feat at ten-man Arsenal

jalatama berita ~ Arsenal FC 0-2 FC Bayern MünchenFor the second year running the visitors won at Arsenal thanks to goals from Toni Kroos and Thomas Müller after each team had missed a penalty.
FC Bayern München took control of their UEFA Champions League round of 16 tie against Arsenal FC with a commanding performance in London, Toni Kroos and Thomas Müller scoring after each side had missed a first-half penalty and home goalkeeper Wojciech Szczęsny had been dismissed.
FC Bayern Munchen

Szczęsny was sent off on 37 minutes for bringing down Arjen Robben, and though David Alaba missed the resulting spot kick, Kroos's 54th-minute strike followed by Müller's 88th-minute header gave Bayern victory. Alaba's failure was not the only penalty miss of the night, Mesut Özil's eighth-minute effort having been turned away by Manuel Neuer for Bayern.
The match started at a frenetic pace, Kroos finding his range with a stinging third-minute shot that Szczęsny tipped away at full stretch. Bayern had beaten Arsenal here at the same stage last season en route to lifting the trophy at Wembley, but did not have everything their own way here. Arsène Wenger's surprise selection of Yaya Sanogo in place of Olivier Giroud almost paid off immediately as the 21-year-old drew a low save from Neuer.
A minute later Arsenal had an even better chance. Özil cut inside down the left and was clipped by Jérôme Boateng. The playmaker got up to take the penalty but shot centrally and his Germany team-mate Neuer reached up and tipped the ball away as he dived to his left.
The game began to find a more settled rhythm with Bayern enjoying more of the ball, though Arsenal were dangerous on the break. Sanogo, making just his second Arsenal start, sent Alex Oxlade-Chamberlain racing clear but Neuer was alert to the danger and cleared. 
On 38 minutes the momentum shifted back to Bayern when Szczęsny tripped Robben after he had latched onto Kroos's chipped pass and was red-carded. On came Łukasz Fabiański to face the spot kick, but like Özil, Alaba could not make the most of his opportunity and fired against the foot of the post.
Bayern were not to be denied for long. Fabiański held one low attempt from Robben but had no chance on 54 minutes when Kroos curled a first-time right-foot effort into the top-left corner after being teed up by Philipp Lahm on the edge of the area.
Bayern were pressing Arsenal deeper and deeper. On 64 minutes Fabiański palmed away Robben's strike then Mario Götze headed wide. With two minutes left the pressure finally told as Müller nodded in Lahm's cross. There was still time for Kroos to hit the upright but the damage had already been done ahead of the second leg on 11 March.

Kamis, 06 Februari 2014

Timnas U-19 vs Persiba Bantul 2-0

http://media.viva.co.id/thumbs2/2013/10/13/225800_pemain-timnas-indonesia-u-19-merayakan-gol_663_382.jpg
Evan Dimas, Hargianto, Zulfiandi


BANTUL - Jalatama berita - Timnas U-19 akhirnya mengungguli Persiba Bantul 2-0 dalam laga uji coba di Stadion Sultan Agung, Bantul, Rabu (5/2) malam.

Kedua tim bermain dengan tempo lambat pada menit-menit awal pertandingan. Namun, Indonesia U-19 mampu menguasai jalannya pertandingan dengan lebih banyak memainkan bola-bola pendek.

Upaya Indonesia U-19 akhirnya membuahkan hasil pada menit ke-13. Menerima umpan terobosan dari Zulfiandi, dengan tenang Muchlis Hadi Ning mampu menceploskan bola ke pojok kanan gawang Persiba.

Gol tersebut membuat semangat kepercayaan diri para pemain Indonesia U-19 meningkat. Beberapa kali skuad asuhan Indra Sjafri itu memperoleh peluang emas di jantung pertahanan gawang tim tuan rumah.

Indonesia U-19 pun akhirnya sukses menambah gol melalui aksi Evan Dimas Darmono pada menit ke-21. Berawal dari aksinya di sisi kiri lapangan, Evan Dimas sukses melewati salah satu bek Persiba, sebelum melepaskan tendangan dari sudut sempit yang mengubah skor menjadi 2-0. 

Babak kedua bergulir, tempo permainan kedua tim cenderung menurun. Meski demikian, Persiba sempat melakukan ancaman ke gawang Timnas U-19 salah satunya melalui kaki Rian Wahyu yang masuk di babak kedua. Sayang tendangan dari sudut kotak pinalti Rian masih mampu dihalau kiper Timnas U19, Awan Setho.

Timnas U-19 sendiri bukan tanpa perlawanan di babak kedua. Dua kali tendangan spekulasi yang dilepaskan oleh Zulfiandi menit 57 dan 62 dari luar kotak pinalti masih belum menemui sasaran.

Menit 63 Rian Wahyu kembali mengancam gawang Timnas U19. Sayang, meski tendangan Rian meluncur deras namun masih tipis berada di atas mistar gawang Timnas U19.

Tak berapa lama, Persiba lagi lagi mengancam gawang Timnas U-19. Namun shooting keras Heru dari luar kotak pinalti masih mampu dihalau kiper Timnas U19. Sayang tak berapa lama Heru ditarik keluar karena cedera.

Sisa laga pertandingan cenderung berjalan dengan tempo lambat. Kedua tim lebih sering bermain bola di lini tengah. Laga akhirnya berkesudahan 2 - 0 untuk kemenangan Timnas U-19

Rabu, 05 Februari 2014

Rossi: Sejauh Ini, Masalahnya Cuma Marquez

Marquez (kiri) dan Rossi (kanan). Foto: ist
Marquez (kiri) dan Rossi (kanan)
SEPANG - jalatama berita - Marc Marquez berhasil mengawali 2014 dengan cukup baik, dengan menjadi yang tercepat di hari pertama uji coba pramusim MotoGP, Selasa 4 Februari. Pembalap Yamaha, Valentino Rossi, tak segan menyebut pembalap Honda itu sebagai sebuah masalah.

Bersama motor YZR M1, Rossi berhasil menempati posisi kedua dengan waktu terbaiknya 2 menit 0.804 detik dari 61 laps yang dilaluinya. Jawara dunia MotoGP tujuh kali ini pun mengaku puas dengan hasil tes di hari pertama yang berlangsung di Sirkuit Sepang, Malaysia.

"Saya senang dan puas dengan hari pertama, " ungkap Rossi di situs MotoGP. “Cepat sepanjang hari dan selalu dalam tiga hari pertama ini. Waktu lap sudah pada tingkat yang baik dan saya juga senang karena kami mencoba beberapa hal yang berbeda untuk meningkatkan masalah pengereman saya dari tahun lalu dan kami menemukan sesuatu yang positif.

“Saya merasa lebih nyaman dalam menghentikan sepeda dan yang sangat penting karena itu adalah masalah besar tahun lalu . Saya ingin melakukan lap di bawah 2'01 dan mampu melakukan 2'00.8. Ini adalah positif,” sambungnya.

Pada hari pertama ini Marquez menjadi yang tercepat dengan raihan waktu 2 menit 0,286 detik dengan melahap 62 laps. Tak ayal Rossi menilai bahwa jawara dunia MotoGP musim lalu itu sebagai masalah untuk saat ini ketimbang motor.

"Satu-satunya masalah saat ini untuk semua orang , adalah Marquez!. Dia sangat kuat, sangat cepat dan sudah dengan waktu lap yang sangat baik, tapi kami akan mencoba untuk pergi lebih dekat selama hari ke depan,” kata Rossi sembari tertawa.

Sementara itu, pada posisi ketiga diisi oleh rekan setim Marquez, Dani Pedrosa dengan waktu 2 menit 0.906 detik dari 75 laps. Jorge Lorenzo yang pada musim lalu jadi runner-up, berada di posisi keempat disusul Alvaro Bautista dari Gresini Honda.

Selasa, 04 Februari 2014

Pelatih PSS Puji Permainan Timnas U-19

Kapten Timnas U-19 Evan Dimas berusaha melewati hadangan pemain PSS Sleman dalam laga uji coba di Stadion Maguwoharjo, Sleman, Yogyakarta, Senin (3/2/2014).
     
YOGYAKARTA,  jalatama berita - Pelatih PSS Sleman Sartono Anwar mengakui permainan Timnas U-19 jauh lebih baik dibandingkan timnya. Namun demikian yang terpenting bukanlah hasil akhir 1-3, namun intinya uji coba pada Senin (03/02/2014) dapat membantu perkembangan Timnas U-19 untuk bisa mencapai target menuju Piala Dunia.

"Saya cinta Indonesia. Kita harus mengalahkan kepentingan pribadi demi kepentingan Bangsa yakni demi membantu persiapan Timnas U-19," ujar Sartono usai pertandingan PSS vs Timnas U-19, Senin (03/02/ 2014) malam di Stadion Maguwoharjo, Sleman, Yogyakarta.

Sartono mengungkapkan, menghadapi anak asuhnya, Timnas U-19 telah menunjukkan permainan ball-possession. Memainkan bola-bola pendek dari kaki ke kaki, dan terus bergerak. Selain itu kesabaran dalam memainkan bola juga sudah terlihat di lapangan.

"Ini timnas yang berkualitas. Bangga melihat permainan anak-anak Timnas U-19 tadi. Mereka mampu bermain sabar, bahkan pemain saya yang terhitung lebih tua kalah sabar," tandasnya.

Menurutnya, dalam pertandingan uji coba tersebut, pemain PSS yang notabene berusia lebih tua bermain kalah sabar dibandingkan Evan Dimas dkk. Anak asuhnya sering kehilangan bola setiap kali berhasil menguasi bola.

Selain itu, Moniega dkk lemah dalam penyelesaian akhir. Dari beberapa peluang, hanya mampu mencetak satu gol.

"Permainanya imbang, namun dari beberapa peluang, Timnas U-19 lebih mampu memanfaatkan. Tiga gol timnas semuanya melalui proses serangan," ujarnya.

Mantan pelatih PSIS Semarang ini berharap agar pola permainan timnas yang sudah mulai kelihatan ini dapat dijaga kestabilanya di setiap pertandingan. Masa persiapan masih panjang, jadi masih ada waktu untuk terus meningkatkan permainan.

Seperti diketahui, di partai uji coba pertama bertajuk tour Nusantara, Timnas U-19 berhasil mengalahkan PSS dengan skor 3-1. Gol kemenangan Timnas U-19 dicetak oleh Ilham Udin dua gol dan David Maulana satu gol. Sementara itu satu gol PSS dicetak oleh Hermawan Putra Jati.

Buat agan yang mau liat gol-gol nya cek disini

Senin, 03 Februari 2014

Juara di Paris, Pavlyuchenkova Rebut Gelar ke-6

Anastasia Pavlyuchenkova saat tampil di Australian Open 2014 (Foto: REUTERS)
Anastasia Pavlyuchenkova saat tampil di Australian Open 2014 (Foto: REUTERS)
 PARIS - jalatama, berita - Anastasia Pavlyuchenkova terus melanjutkan sensasinya di ajang WTA Paris dengan tampil sebagai jawara. Petenis Rusia ini merebut gelar juara usai menumbangkan petenis unggulan, Sara Errani.

Melakoni duel final di Paris, Minggu 2 Februari waktu setempat, Pavlyuchenkova harus berhadapan dengan Errani yang menempati unggulan ketiga. Dia pun sebenarnya tidak diunggulkan lantaran hanya menempati peringkat 26 dunia, sementara lawannya, Errani menempati posisi tujuh dalam ranking dunia yang dikeluarkan WTA.

Di set pertama, prediksi di atas sempat terbukti. Errani yang tertinggal 1-3 berhasil menmetik tujuh angka secara beruntun untuk mengklaim set pertama. Petenis asal Italia ini bahkan unggul 2-0 di set kedua.

Namun, memasuki game ketiga, Pavlyuchenkova menunjukkan performa solid seperti yang ditampilkannya ketika menghadapi rekan senegaranya, Mario Sharapova yang punya peringkat lebih baik dari Errani (peringkat lima).

Dendam di set pertama tuntas, setelah Pavlyuchenkova sukses merebut tujuh poin secara beruntun untuk merebut set kedua dan unggul 1-0 pada set ketiga, atau set penentuan.

Performa apiknya terus dipertahankan dan unggul 5-3, sebelum akhirnya sebuah forehand yang dilepaskan Pavlyuchenkova gagal dikembalikan Errani. Pavlychenkova melakoni comeback gemilang dengan kemenangan 3-6, 6-2, dan 6-3.

Gelar WTA Paris menjadi trofi perdana Pavlyuchenkova pada tahun 2014. Secara umum, gelar ini merupakan yang keenam sepanjang kariernya atau yang pertama sejak terakhir kali merebut gelar juara di Portugal Open pada Mei 2013.

Kamis, 30 Januari 2014

Laga Madrid kontra Espanyol diwarnai reuni keluarga


Merdeka.com - jalatama Laga leg kedua perempat final kontra Espanyol 28 Januari 2014 lalu menjadi pertandingan spesial bagi defender Real Madrid, Nacho Fernandez. Selain karena ia berhasil mencatatkan cleansheet saat turun sebagai starter di hadapan publilk sendiri, ia juga mendapatkan kesempatan langka bertanding melawan sang adik, Alex Fernandez.

Alex yang berposisi sebagai gelandang juga merupakan hasil akademi La Fabrica milik Real. Ia bergabung ke Espanyol awal musim ini karena tak kunjung mendapatkan kesempatan unjuk gigi di Madrid.

Nacho mengaku senang bisa bertanding melawan sang adik di laga resmi. Lebih istimewa lagi karena ia mampu membantu timnya lolos ke babak semifinal.

"Saya senang tujuan kami untuk terus melaju di Copa Del Rey bisa tercapai. Namun saya juga bahagia bisa bertanding melawan saudara kandung saya," kata pemain 24 tahun ini.

"Rasanya selalu luar biasa saat kami bermain bersama untuk Tim Castilla. Laga kali perempat final ini tak akan pernah saya lupakan."

Nacho dipromosikan ke tim utama Real Madrid bulan Juli lalu sebagai bek tengah pilihan keempat setelah Sergio Ramos, Raphael Varane, dan Pepe. Sejauh ini Nacho baru tampil sebanyak 11 laga di segala kompetisi musim ini.(isf/mri)Laga Madrid kontra Espanyol diwarnai reuni keluarga